Intensive Dance Course 2014

IDC2014

Pada tanggal 22 sampai 29 Juni 2014, ballet.id kembali mengadakan Intensive Dance Course 2014 (IDC 2014). Seperti tahun lalu, IDC ditujukan untuk memberikan pengalaman bagi pesertanya seperti menjalani sekolah tari full-time dengan kelas tari dari pagi hingga sore. Tahun ini acara ini dilengkapi dengan dua hari Teacher’s day, kelas yang ditujukan untuk para guru balet. Dua guru yang diundang tahun ini adalah Catherine Goss dari Australia, yang mengajar Contemporary Class, dan Barbora Kouhotkova dari Ceko yang mengajar Ballet, teacher’s day, dan Gyrokinesis. Lebih dari 100 peserta menghadiri rangkaian acara ini. Selain dari Jakarta, peserta juga datang dari Surabaya, Bandung, dan Medan.

Catherine Goss menari sejak tahun 1980-an dan sudah memegang berbagai jabatan artistik di company-company di Australia, antara lain the West Australian Ballet, Bangarra Dance Theatre, dan Sydney Dance Company. Barbora Kohoutkova sudah menari sejak kecil, dan di tahun 1990-an memenangkan beberapa kompetisi ballet internasional dan karirnya melesat sebagai penari utama di Finnish National Ballet. Setelah mengalami cedera dan dioperasi, Barbora mendalami teknik Gyrokinesis untuk untuk restorasi dan perkuatan otot, dan oleh karenanya berhasil menari kembali.

Kegiatan IDC 2014 dimulai tanggal 22 Juni dengan Teacher’s Day yang dipimpin oleh Barbora Kohoutkova, dan dimulai dengan kelas teknik balet. Setelah makan siang, para guru diperkenalkan dengan teknik Gyrokinesis. Prinsip dasar Gyrokinesis adalah gerakan tubuh yang menyeluruh dan harmonis, yang merupakan gabungan teknik stretching aktif yang dilakukan dengan gentle dengan teknik pernafasan. Untuk sesi hari pertama, latihan gyrokinesis dilakukan di atas kursi untuk mencapai postur yang rileks dan natural.

Dari tanggal 22 hingga 27 Juni, peserta IDC 2014 datang untuk mengikuti kelas Ballet dan Contemporary. Selain kelas teknik, para peserta juga mendapatkan koreografi dan variation untuk ditampilkan pada hari Showcase di tanggal 28 Juni 2014. Peserta ballet juga mendapatkan dasar-dasar Gyrokinesis yang bisa diterapkan sehari-hari.

Pada hari showcase, para peserta mengundang keluarga untuk menyaksikan apa yang sudah dicapai dalam lima hari mengikuti IDC 2014. Meskipun lima hari adalah waktu yang relatif pendek, para guru banyak mengajarkan teknik dasar dan lanjutan yang berguna untuk diterapkan di luar IDC. Selain itu para peserta juga menjalin pertemanan baru dengan berkenalan dengan peserta dari sekolah-sekolah tari lain di seluruh Indonesia. Showcase kemudian ditutup dengan dengan pembagian sertifikat.

Rangkaian acara IDC2014 kemudian ditutup dengan Teacher’s Day hari kedua. Kali ini peserta diajarkan kelas teknik balet teknik Gyrokinesis dengan menggunakan matras. Barbora banyak juga bercerita mengenai pengalamannya selama menjadi pelajar di konservatorium Praha dan bagaimana beberapa teknik pengajaran di sana bisa diterapkan. Sesi Tanya jawab juga berlangsung cukup seru karena para peserta yang juga guru begitu bersemangat nimbrung dalam diskusi.

Ballet.id mengucapkan terimakasih kepada Ibu Farida Oetoyo (alm) Ballet Sumber Cipta untuk dukungannya yang sangat besar untuk kelangsungan acara ini. Terimakasih untuk Miss Ade Siregar dari Cicilia Ballet dan Miss Maya Tamara dari Namarina untuk hadir mendukung acara ini. Juga terimakasih untuk pihak-pihak yang mendukung: Ivan Kurniawan dari njoged.com, para staff Ballet Sumber Cipta (Doni, Nardus, Rahmat), dan Ibu Patsy Tanod. Sampai jumpa di IDC tahun berikutnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *